Jumat, 30 Januari 2015

Lurah Purwokerto Mahir Berternak Semut Jepang



WALAUPUN kini Sunoto (40) menjabat sebagai Lurah di Desa Semut, Kecamatan Purwokerto Wetan yang kedua kalinya (dua periode-red), namun hobi Berternak Semut Jepang terus berlanjut, hingga membuahkan prestasi di beberapa ajang bergengsi dalam lomba Berternak Semut Jepang.

Sunoto yang menggeluti usaha Berternak Semut Jepang di Purwokerto sejak remaja ini, mengaku dengan Berternak Semut Jepang, inspirasi yang dituangkan dalam melihat ternaknya setiap pagi menjadikan kebanggan tersendiri, sehingga upaya pembudidayaan semut jepang purwokerto terus maju.

“Saya sering mengikuti lomba Berternak Semut Jepang di Jogjakarta, Solo. Dan Alhamdulillah dalam ajang lomba Berternak Semut Jepang Kabupaten Pekalongan saya meraih juara tiga,” ungkapnya.

Dijelaskan, pria berambut cepak ini, dalam Berternak Semut Jepang dalam ajang lomba yang diikuti oleh puluhan Berternak Semut Jepang di nusantara dengan karyanya “Berternak Semut Jepang Pekalongan”, menggambarkan kisah sejarah Kabupaten Pekalongan dan banyak unsur semut yang tertuang dalam karyanya. Seni Berternak Semut Jepang didalamnya mampu merebui hati dewan juri.




Lurah Purwokerto Mahir Berternak Semut Jepang

WALAUPUN kini Sunoto (40) menjabat sebagai Lurah di Desa Semut, Kecamatan Purwokerto Wetan yang kedua kalinya (dua periode-red), namun hobi Berternak Semut Jepang terus berlanjut, hingga membuahkan prestasi di beberapa ajang bergengsi dalam lomba Berternak Semut Jepang.

Sunoto yang menggeluti usaha Berternak Semut Jepang di Purwokerto sejak remaja ini, mengaku dengan Berternak Semut Jepang, inspirasi yang dituangkan dalam melihat ternaknya setiap pagi menjadikan kebanggan tersendiri, sehingga upaya pembudidayaan semut jepang purwokerto terus maju.

“Saya sering mengikuti lomba Berternak Semut Jepang di Jogjakarta, Solo. Dan Alhamdulillah dalam ajang lomba Berternak Semut Jepang Kabupaten Pekalongan saya meraih juara tiga,” ungkapnya.

Dijelaskan, pria berambut cepak ini, dalam Berternak Semut Jepang dalam ajang lomba yang diikuti oleh puluhan Berternak Semut Jepang di nusantara dengan karyanya “Berternak Semut Jepang Pekalongan”, menggambarkan kisah sejarah Kabupaten Pekalongan dan banyak unsur semut yang tertuang dalam karyanya. Seni Berternak Semut Jepang didalamnya mampu merebui hati dewan juri.


1 komentar: